Sabtu, 12 Februari 2011

Kebudayaan Zaman Batu, Tengah, dan Modern

Perbedaan antara Zaman batu, Tengah, dan modern
Zaman Batu
Ciri dari zaman ini adalah peralatan buat dari batu masih kasar dan belum di asah . Alat dari batu ini di buat dengan cara membenturkan batu yang satu dengan yang lainnya , pecahan batu yang menyerupai kapak kemudian mereka gunakan sebagai alat.Cara hidup manusia pada zaman plleolithikum adalah: nomad dalam kelompok kecil , tinggal dalam gua atau ceruk karang , berburu . mengumpulkan makanan (food gathering) . menurut teuku Jacob,bahasa sebagai alat komunikasi telah ada dalam tingkat sederhana.berdasarkan tempat penemuannya , zaman palleolithikum terbagi atas kebudayaan pacitan dan ngandong.
Kebudayaan pacitan,
Peralatan yang dihasilkan adalah kapak genggam,alatpenetak(chopper),ditemukan oenigswald 1935.Selain di Pacitan, alat – alat tersebut di temukan pula di beberapa daerah seperti: Sukabumi (Jabar), Parigi, Gombong, (Jateng),bali,sumbawa,flores,sulsel,kalsedan timor. Alat-alat tersebut ditemukan pada lapisan yang sama dengan di temukannya fosil pitechanthropus erectus. 
Kebudayaan ngandong
Peralatan yang ditemukan adalah flakes (alat serpih) berupa pisau atau alat penusuk. disamping itu ditemukan pula peralatan dari tuilang dan tanduk. berupa belati,mata tombak yang bergerigi alat pengorek ubi,tanduk menjangan yang diruncingkan dan duri, ikan pari yang diruncingkan . alat-alat tersebut ditemukan pual di daerah lain seperti di sangiran dan sargen (jateng) . Manusia pendukung kebudayaan ngandong adalah homo soloensis dan homo wajakensis,Karena di temukan pada lapisan tanah yang sama dengan peralatan kebudayaan ngandong. 
Mesolitihikum (batu tengah )
Ciri dari zaman ini adalah peralatan dari batu yang telah di asah bagian yang tajamnya. zaman ini merupakan peralihan dari palleolithikum ke neolithikum. yang menarik dari zaman messolithikum adalah di temukannya tumpukan sampah dapur yang kemudian di beri istilah kjokkenmoddinger dan abris sous roche oleh penelitinya yaitu callenfels (dijuluki bapak pra sejarah ).Kjokkenmoddinger adalah tumpukan kulit kerang dan siput yang telah membatu , banyak di jumpai di pinggir pantai . sedangkan abris sous roche adalah tumpukan dari sisa makanan yang telah membatu di dalam gua .
Cara hidup messolhitikum adalah sebagian masih food gathering dan berburu tetapi sebagian telah menetap dalam gua dan bercocok tanam sederhana (berladang ) menanam umbi-umbian . telah pula menjinakan hewan dan menyimpan hewan buruan sebagai langkah awal untuk berternak. Mereka telah membuat gerabah , mengenal kesenian dalam bentuk lukisan di dinding gua (lukisan gua) ketika mereka telah menetap. lukisan tersebut berupa gambar telapak tangan berlatar belakang warna merah , gambar babi rusa yang tertancap Panah (di gua leang-leang – sulsel), penelitinya dilakukan oleh heekren palm,1950 di gua pulau muna, di temukan berbagai lukisan manusia, kuda,rusa, buaya, anjing,dimaluku dan papua , lukisan gua dalam bentuk gambar cap tangan,kadal,manusia,burung,perahu,mata,matahari.
Zaman messolhituikum terbagi atas 3 kelompok budaya : kebudayaan fleks, (fleks culture),kebudayaan pebble (pebble culture ),kebudayaan tulang (bone culture).kebudayaan ini di dukung oleh manusia dari jenis papua melanesoid yang berasal dari indo cina .
  • Fleks culture , peralatan berupa alat serpih yang telah ada jamna palleolithikum,menjadi sangat penting pada zaman messolithikum, sehingga memunculkan corak tersendiri.terutama setelah mendapatkan pengaruh dari budya daratan.dua orang peneliti berkebangsaan swiss (fritz sarasin dan paul sarasin ) antara 1893-1896, melakukan penelitian di sulsel,dan berhasil menemukan fleks. peralatan sejenis juga di temukan di daerah lain yaitu bandung (fleks dari obsidian yaitu batu hitam yang indah),flores, NTT dan timor. Flakes culture merupakan pengaruh dari asia daratan yang masuk ke Indonesia melalui jalur timur yaitu jepang, Taiwan, Philipina, sulawesi.
  • Pebble culture, peralatan berupa kapak genggam sumatera (pebble), kapak pendek (hacte curte), batu penggiling, pisau, callenfels pada 1925, melakukan penelitian di pesisir sumatera dan menemukan peralatan di atas bersama kjokkenmoddinger. pebble culture merupakan pengaruh dari kebudayaan bacson hoabinh (indo china) yang masuk ke Indonesia melalui jalur barat yaitu malaka dan sumatera
  • Bone culture , penelitian di lakukan oleh callenfels 1928-1931 di sampung ponorogo . peralatan tersebut ditemukan bersama dengan abris sous roche dalam gua di gua-gua . ditemukan pula fosil dari jenis manusia papua melanesoide , yang merupakan nenek moyang orang papua (irian ) . peralatan dan fosil sejenis di temukan pula di besuki dan bojonegoro .
Zaman Mesozoikum (Kehidupan Pertengahan )
Zaman ini di perkirakan berlangsung sekitar 140 juta tahun, pada zaman ini kehidupan telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pohon-pohon besar muncul ,amfhibi mengalami perkembangan , bahkan jenis reftil mencapai bentuk yang sangat besar sekali seperti dinasaurus, tyrannosaurus,brontosaurus,atlantosaurus. Ada pula jenis reftil yang memiliki sayap dan dapat terbang selama berjam-jam, jenis ini dinamakan dengan pteranodon. Zaman ini dinamakan zaman sekunder (kehidupan ke-2) , adapula yang menyebut zaman ini dengan istilah zaman reftil , karena jenis hewan di dominasi oleh reftil , karena jenis hewan didominasi oleh reftil dengan bentuk yang sangat besar . pada akhir zaman ini mulai muncul jenis mamalia. (Sumber :http://lionelridho.blogspot.com/2009_05_01_archive.html)
Zaman modern 
Zaman modern biasanya merujuk pada tahun-tahun setelah 1500. Tahun tersebut ditandai dengan runtuhnya Kekaisaran Romawi Timur, penemuan Amerika oleh Christopher Columbus, dimulainya Zeitgeist dan reformasi gereja oleh Martin Luther.
Masa modern ditandai dengan perkembangan pesat di bidang ilmu pengetahuan, politik, dan teknologi. Dari akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, seni modern, politik, iptek, dan budaya tak hanya mendominasi Eropa Barat dan Amerika Utara, namun juga hampir setiap jengkal daerah di dunia. Termasuk berbagai macam pemikiran yang pro maupun yang kontra terhadap dunia Barat. Peperangan brutal dan masalah lain dari masa ini, banyak diakibatkan dari pertumbuhan yang cepat, dan hubungan antara hilangnya kekuatan norma agama dan etika tradisional. Hal ini menimbulkan banyak reaksi terhadap perkembangan modern. Optimisme dan kepercayaan dalam proses yang berjalan di tempat telah dikritik oleh pascamodernisme sementara dominasi Eropa Barat dan Amerika Utara atas benua lain telah dikritik oleh teori pascakolonial. (sumber :id.wikipedia.org/wiki/Zaman_modern)
Contoh-contoh menurut unsur-unsur kebudayaan :
1. Bahasa, terdiri dari bahasa lisan, bahasa tertulis, dan naskah kuno.
2. Sistem Pengetahuan, meliputi teknologi dan kepandaian dalam hal tertentu, misalnya pada masyarakat petani ada pengetahuan masa tanam, alat pertanian yang sesuai lahan, pengetahuan yang menentukan proses pengolahan lahan.
3. Organisasi Sosial, yaitu cara-cara perilaku manusia yang terorganisir secara sosial meliputi sistem kekerabatan, sistem komunitas, sistem pelapisan sosial, dan sistem politik.
4. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi, yaitu alat-alat produksi, senjata, peralatan distribusi dan transportasi, peralatan komunikasi, peralatan konsumsi, pakaian dan perlengkapannya, makanan dan minuman, peralatan perlindungan atau istirahat
5. Sistem Mata Pencaharian Hidup, yaitu dari nomaden menganut foodgathering, semi producing, food producing hingga industri. Misalnya perburuan, perladangan, perkebunan, pertanian, peternakan, perdagangan dan industri
6. Sistem Religi, yaitu adanya keyakinan dan gagasan tentang Tuhan, dewa-dewa, ruh-ruh halus, dan tempat terakhir manusia hidup, yakni surga dan neraka.
7. Kesenian, yaitu gagasan, dongeng, dan penciptaan lain berupa seni-seni mengukir.